Apa Bedanya Uang Belanja Dan Uang Nafkah ?

duit seratus ribu
uang belanja

Awalnya saya sulit untuk membedakan makna kata membelanjai istri dan menafkahi istri, karena menurut saya kedua kata itu sama maknanya, hanya beda pilihan kata dan perluasan maknanya saja. Menurut saya, membelanjai istri dan menafkahi istri sama-sama bermakna memberikan sejumlah uang kepada istri untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga secara periodik, sedangkan yang sedikit membedakan bahwa menafkahi itu tidak harus uang tetapi bisa bersifat non materi. Artinya jika kita telah memberikan uang belanja kepada istri kita berarti kita telah memberikan nafkah lahir (materi), itu pemahaman awal saya, mungkin juga pemahaman hampir seluruh para suami.

Tetapi, saya mulai dapat membedakan antara uang belanja dan uang nafkah ketika saya melihat anggaran belanja rumah tangga seorang teman. Dari sekian item anggaran yang yang diberikan ke saya, ada satu item anggaran yang menarik bagi saya. Menarik karena hanya item itu satu-satunya yang berbeda dengan item-item dalam anggaran rumah tangga saya dan anggaran rumah tangga pada umumnya, yaitu item “nafkah istri”. Apa bedanya pikir saya saat itu, ternyata menurut teman saya bahwa nafkah istri berarti suami memberikan sebagian hartanya kepada istri untuk dikelola dan digunakan untuk kepentingan pribadi istrinya, sedangkan belanja istri adalah memberikan harta (uang) untuk kebutuhan hidup suami, istri, anak-anak, dan anggota keluarga lainnya.

Saya mencoba untuk memahami apa yang disampaikan teman saya itu. Akhirnya saya temukan kunci jawaban untuk membedakan antara uang belanja dan uang nafkah, yaitu kemuliaan wanita. Antara uang belanja dan uang nafkah muncul dua kewajiban berbeda yang harus dilaksanakan seorang suami. Uang belanja adalah kewajiban suami sebagai kepala keluarga untuk mencukupi kebutuhan hidup istri dan anak-anaknya dengan layak, sedangkan uang nafkah adalah kewajiban suami sebagai seorang lelaki yang qowam untuk menjaga kemuliaan seorang wanita yang menjadi istrinya.

Dalam uang nafkah itu terkandung kemuliaan wanita dari seorang istri. Uang nafkah menjadikan istri bukan seorang “pengemis” dihadapan suaminya jika istri ingin memenuhi hajat pribadinya. Uang nafkah adalah hak yang harus diterima seorang istri, dan istri memiliki hak penuh untuk mengelola dan menggunakan untuk kepentingan pribadinya. Sehingga istri bisa memenuhi kebutuhan pribadinya dengan tetap terjaga kemuliaan dan kehormatannya tanpa harus “mengemis” dihadapan suami atau harus bekerja keras di luar rumah.

Jadi menurut saya, jika suami hanya memberikan uang belanja bulanan saja maka kewajibannya sebagai suami belum lengkap bahkan cenderung tidak menghargai istrinya, karena memberi uang belanja tanpa uang nafkah seakan menjadikan istri sebagai pembantu rumah tangga kita saja. Oleh karena itu meskipun istri kita bekerja, uang belanja dan uang nafkah tetap harus kita berikan kepada istri kita walaupun sedikit, karena keduanya merupakan hak istri dan kewajiban bagi suami. Jika sekarang para suami hanya masih memberikan uang belanja saja maka harus dilengkapi kewajibannya sebagai seorang suami yang qowam dengan memberikan uang nafkah walaupun sedikit dan meskipun istri kita bekerja. Karena dalam uang nafkah itu ada kemuliaan seorang wanita yang menjadi istri kita, dan ada keqowaman kita sebagai seorang suami dan laki-laki.

By #UstadNoven

#nafkah #belanja #rumahtangga #suami #istri

sumber tulisan: http://keluarganoven.blogspot.com

catatan editor: tulisan di atas dibuat oleh seorang pria, yang juga seorang suami dan ayah, tulisan tersebut merupakan pendapat pribadi dari penulis dan sengaja tidak mencantumkan dalil agar tidak dipakai sebagai landasan hukum oleh pembaca, tulisan tersebut dimaksudkan agar memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pihak suami dan tidak sepatutnya dijadikan pembenaran dari pihak istri, dan tentu saja aplikasinya tidak dapat disama-ratakan ke semua keluarga melihat beragamnya kondisi perekonomian masing-masing keluarga, semoga bermanfaat dan tetaplah berkomentar dengan santun 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *