Karena Kita Bukanlah Seorang Hakim

perlengkapan sidang
alat-alat di ruang sidang photo credit

Sekelam apapun masa lalu,
Sejauh apapun jalan yang di tempuh,
Dan sehina apapun perbuatan yang dulu,
Setiap kita pasti punya kesempatan untuk bertaubat,
Maka segeralah bertaubat,
Dan jauhkanlah segala maksiat.

Kadang kita senang menilai dan menghakimi seseorang karena masa lalunya.
Tapi kita sendiri tidak pernah tahu,
Kalau kita juga pernah merasakan hinanya perbuatan yang kita lakukan dimasa lalu.
Maka janganlah menilai dan menghakimi seseorang dengan mudah
Karena kita bukanlah seorang hakim.

Janganlah pandang mereka dengan berburuk sangka
Sehingga membuat diri kita selalu berucap, “dia tak pantas untuk berubah!”
Dan selalu menyibukkan diri untuk terus mencela dan menghina.

Tapi pandanglah mereka dengan berbaik sangka.
Karena semua manusia adalah tempatnya salah dan lupa.
Maka dekatilah mereka dengan penuh iba.
Dan jangan patahkan semangatnya untuk berubah.

Karena, bisa jadi orang yang kita anggap baik di hari ini
Belum tentu di kemudian hari seperti itu.
Begitu juga sebaliknya, bisa jadi orang yang kita anggap jahat,
Dan dia yang masih tetap bertahan dengan perbuatannya.
Bisa jadi ia menggunakan waktu kesempatannya untuk mengubah diri menjadi lebih baik.

Jadi, janganlah berburuk sangka kepada orang lain.
Bisa jadi dia yang baik kau ucapkan, tapi juga tidak seburuk apa yang ada di pikiranmu.

Maka, sebelum menilai dan menghakimi masa lalu seseorang,
Perhatikan dulu masa lalu yang ada pada dirimu.
Karena setiap orang punya masa lalu yang berbeda.
Tapi, siapa pun juga berhak untuk di masa kini dan masa depan.

Jadi, siapa yang belum di jalan kebenaran
Doakan semoga dapat bimbingan.
Dan siapa yang sudah berada di jalan kebenaran,
Berdoalah kepadaNya untuk tetap di istiqomah kan.

Semoga kita tetap Istiqomah di jalan kebenaran untuk menggapai RidoNya. Aamiinn..

#masalalu #taubat #menghakimi #menilai #kebenaran #istiqomah

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *