Sabarkanlah Dirimu, Wahai Para Istri . . .

bunga berwarna putih
mawar putih photo credit

Bersabarlah…
Meski pada kenyataannya tak semudah ucapan.
Tapi sungguh indah dirasa bila kita memelihara sabar dalam hati.

Bagaimana tidak ?
Suami itu hanya manusia biasa yang kadang bisa khilaf dan lalai.
Ketika emosinya sedang singgah. Maka segalanya bisa berubah menjadi gelap gulita.
Dimatanya hanya ada kemarahan. Dihatinya hanya ada kekecewaan.

Sabarkanlah hati kita…
Dikala suami menaikan nada suaranya, mungkin hati kita sedih…
Bahkan saat teriakannya memekikkan telinga, hati kita bergetar tak kuat menahan air mata.

Disaat itu pula dalam diri ingin ikut marah…
Tapi sabarkanlah hati kita…
Ucapkanlah istighfar dan ingatlah Allah.

Ketika kita merasa apa yang kita lakukan selama ini selalu salah dimatanya, cobalah kita tengok kembali pada diri kita. “Dimana salahku ? Apa kekuranganku ?”

Cobalah untuk merendahkan hati untuk memperbaiki diri, bukan menyalahkan suami.

Rumah tangga itu bukan suatu perlombaan. Tidak perlu menunggu suami untuk mendekat lalu meminta maaf.

Beranilah memulai untuk mengucap maaf dan mengenali kesalahan diri.

Indahnya bila ada seorang istri yang mampu menahan emosinya, menahan suaranya dan sakit yang ada dihatinya. Hanya karena ia takut pada Allah Azza Wa Jalla… Masyaa Allah…

Lihatlah kembali tujuan kita dalam membangun rumah tangga. Apakah cukup kita mencintai suami? Melayani suami? Menjaga harta dan kehormatan suami?

Sungguh… Membangun rumah tangga itu sama halnya dengan meningkatkan kualitas ibadah kita padaNya.

Perbanyaklah sabar, karna sabar selalu memberi hadiah indah pada akhirnya… :’)

#islam #muslim #pernikahan #istri #shalihah

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *